E-ISSN : 2962-8415

PANDUAN
| Panduan Penulisan |
| Fokus dan Cakupan |
| Peraturan Editorial |
UNDUHAN
| Template Jurnal |
| Surat Pernyataan Penulis |
INDEKSASI

![]()
Salam Pancasila!
Sebagai sebuah jurnal yang terbit di bawah spirit organisasi Gerakan Pembumian Pancasila yang kini memasuki usia ketujuh tahun, jurnal ingin terus menghidupi spirit gerakan untuk terus membumikan nilai-nilai Pancasila. Pancasila spiritualitas, falsafah bangsa itu dibumikan yang berarti senantiasa ada dalam dialektika tesis-antitesis hegelian. Terbitan akhir tahun 2025 ini sekaligus menjadi penanda reflektif perjalanan organisasi Gerakan Pembumian Pancasila.
Terbitan edisi ini diawali dengan kajian peristiwa demonstrasi di Yogyakarta (2022) yang berakhir dengan kericuhan. Peristiwa ini menjadi titik penting perjalanan demokrasi bangsa Indonesia yang menjadi amanat sila ke-empat Pancasila. Demonstrasi harus diletakan sebagai bagian dari praksis demokrasi dimana berbagai pihak baik itu para demonstran maupun aparat negara berperan untuk mewujudkan nilai tersebut. Pada tulisan kedua, penulis memberi perspektif kepemimpinan yang dipraktikan Nabi Muhammad. Nilai-nilai yang diwariskan dan menjadi bagian hakiki pengelolaan ruang publik yakni shidiq, amanah, tabligh, fathanah. Kajian yang memberi horison spiritual kontekstual sampai saat ini. Demikian juga kajian tentang pemikiran Bung Hatta menandaskan bahwa Pancasila itu memberi fondasi moral (sila-1) dan politik (sila 2-5) yang substantif bagi bangsa Indonesia.
Tiga tulisan berikut mengkaji dinamika bangsa Indonesia saat ini yang terus berjalan dalam gerakan zaman yang terus berubah. Anthony Giddens juru bicara piawai mengulas tentang globalisasi menyebut dunia dewasa ini melaju dengan kecepatan yang nyaris tak terkendali (runaway world). Tulisan tentang generasi-z memberi kita gambaran Pancasila di tengah gelombang perubahan yang masif dan cepat. Bagaimana kelompok muda (Gen-Z) yang akan menjadi pemimpin ketika Indonesia memasuki seabad kemerdekaan. Demikian kajian perihal konstitusi Indonesia memberi fondasi ilmiah akademis yang terus tumbuh menuju kecerdasan dan kebaikan publik. Akhirnya, terbitan edisi ini ditutup dengan refleksi ilmiah akademis perihal Revolusi Mental. Revolusi ini menjadi kawah candradimuka pembentukan karakter dan jati diri manusia Indonesia. Walaupun amat banyak persoalan seperti korupsi, kesewenang-wenangan kekuasaan, membumikan nilai-nilai Pancasila menjadi dasar dan orientasi kebangsaan.
Selamat membaca. Salam Pancasila!

| Panduan Penulisan |
| Fokus dan Cakupan |
| Peraturan Editorial |
| Template Jurnal |
| Surat Pernyataan Penulis |

![]()