IMPLEMENTASI NILAI PANCASILA DALAM MENYELESAIKAN KONFLIK SOSIAL POLITIK STUDI KASUS RICUH DEMONSTRASI DI YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.63758/jpp.v5i2.65Abstrak
Penelitian ini membahas implementasi nilai-nilai Pancasila dalam penyelesaian konflik sosial-politik di Indonesia, dengan fokus pada studi kasus kerusuhan demonstrasi di Yogyakarta. Meningkatnya jumlah demonstrasi di berbagai wilayah Indonesia mencerminkan dinamika sosial-politik yang kompleks, yang terutama disebabkan oleh ketidakpuasan publik terhadap kebijakan pemerintah, ketimpangan sosial, serta komunikasi politik yang kurang efektif antara negara dan masyarakat. Kasus Yogyakarta menjadi contoh konkret untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai luhur Pancasila dapat berfungsi sebagai pedoman moral, etika sosial, dan landasan kebijakan dalam meredam konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada kronologi, penyebab, dan dampak sosial-politik dari peristiwa tersebut. Analisis dilakukan berdasarkan lima sila Pancasila sebagai sistem nilai yang terpadu, yang menekankan aspek ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konflik sosial-politik di Yogyakarta tidak hanya dipicu oleh kepentingan politik, tetapi juga oleh lemahnya internalisasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat, terutama dalam aspek dialog, empati, dan musyawarah. Penerapan nilai-nilai Pancasila secara konsisten terbukti efektif sebagai landasan penyelesaian konflik yang damai, adil, dan beradab. Melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan struktural, nilai-nilai Pancasila dapat diaktifkan kembali untuk memperkuat kohesi sosial, mencegah kekerasan politik, serta menumbuhkan budaya politik yang humanis dan berkeadilan di Indonesia.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pembumian Pancasila

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



