PANCASILA: IDEOLOGI BANGSA DAN NEGARA DALAM PERSPEKTIF GENERASI Z: STUDI KUALITATIF TENTANG INTERNALISASI NILAI KEBANGSAAN DI ERA DISRUPSI DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.63758/jpp.v5i2.68Kata Kunci:
ideologi, Generasi ZAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Generasi Z memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa di tengah tantangan era disrupsi digital. Latar belakang penelitian didasari oleh melemahnya orientasi ideologis di kalangan generasi muda akibat derasnya arus globalisasi nilai, budaya populer, serta pergeseran gaya hidup digital yang berorientasi pada kebebasan individu. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif fenomenologis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi daring terhadap sepuluh informan yang mewakili kelompok Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman Generasi Z terhadap Pancasila masih dominan bersifat kognitif dan normatif, namun mulai bergerak menuju kesadaran reflektif yang berorientasi pada aktualisasi nilai. Media digital terbukti berperan ambivalen: menjadi sarana edukasi ideologis sekaligus ruang kontestasi nilai. Pendidikan dan keluarga tetap menjadi faktor utama dalam proses internalisasi, meskipun keduanya perlu disesuaikan dengan konteks sosial digital generasi muda. Temuan ini menegaskan bahwa revitalisasi Pancasila sebagai ideologi bangsa perlu dilakukan melalui pendekatan partisipatif, kreatif, dan adaptif berbasis teknologi.
Secara teoretis, penelitian ini memperkuat konsep internalisasi nilai dalam kerangka pendidikan ideologis. Secara praktis, hasilnya memberikan arah bagi pengembangan strategi komunikasi ideologi yang efektif bagi generasi digital agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan relevan di era modern.
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pembumian Pancasila

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



